Teungku Inong sebagai Role Model dalam Pengembangan Masyarakat Gampong

Umaimah Wahid, Abdul Rozak, Rachmi Kurnia Siregar

Abstract


“Teungku Inong” adalah guru dalam masyarakat gampong di Aceh. Peran mereka sangat penting seeprti mengajarkan mengaji dan nilai-nilai sosial budaya Aceh kepada anak-anak dan kamu ibu di Aceh. Peran mereka sangat penting dalam proses konstruksi sosial budaya Aceh. Penelitian ini ingin menjelaskan dna menganalisis peran Teungku Inong Aceh dalam proses konstruk sosial budaya. Penelitian ini menggunakan teori  komunikasi partisipatif, serta dilengkapi dengan konsep Tengku Inong, meunasah sebagai basis sosial budaya kegiatan masyarakat Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, metode field research. Data diperoleh melalui teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dokumen. Proses penelitian melibatkan masyarakat sebagi sumber data secara partisipatif. Hasil dan analisis dapat dijelaskan bahwa peran Teungku Inong penting bagi masyarakat Aceh di setiap gampong Aceh. Keberadaan Teungku Inong tidak mungkin dipisahkan dari proses konstruksi masyarakat Aceh. Walau pun dalam satu decade ini peran mereka cenderung berkurang karena jumlah Teungku Inong yang jumlahnya berkurang.  Pemerintah berupaya untuk meningkatkan kembali peran Tuengku Inong di Gampong-gampong.  Keberadaan Tuengku inong menjadi ‘pase’ dalam proses pendidikan informal dna menjadi kekuatan yang memelihara nilai-nilai Aceh, ditengah perkembangan masyarakat yang semakin beragam dan penetrasi internet-sosial media. OLeh karenaya, peran eungku Inong masih sangat diperlukan, bahkan semestinya menjadi dasar dalam pengembangan masyarakat khususnya pendidikan anak anak dan remaja di gampong-gampong Aceh.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v2i01.207

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats