Pengalaman Komunikasi Perempuan dengan Baby Blues Syndrome Dalam Paradigma Naratif

Mia Dwianna Widyaningtyas

Abstract


Makalah ini menjelaskan tentang pengalaman perempuan dengan Baby Blues Syndrome. Kehadiran seorang bayi dalam keluarga sejatinya menjadi peristiwa yang membahagiakan, namun informasi yang salah mengenai masalah kesehatan mental pasca melahirkan, menjadikan pasca melahirkan sebagai hal yang menyedihkan bagi seorang Ibu. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi pengalaman, perasaan, dan makna baby blues.  Sehingga dengan mengetahui pengalaman, perasaan, dan pemaknaan mengenai Baby Blues, informasi dapat menjadi lebih baik. Penelitian ini dilakukan terhadap 8 perempuan yang mengalami baby blues pasca melahirkan baik itu anak pertama maupun anak kedua. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur dengan pertanyaan terbuka. Beberapa wawancara dilakukan secara langsung, namun sebagian dilakukan dengan melalui telpon. Hasil penelitian menunjukkan dalam konstruk derajat pertama, terdapat 30 pernyataan penting yang berkaitan dengan penglaman, perasaan, dan pemaknaan akan baby blues. Pada konstruk derajat kedua, penelitian menghasilkan enam tema besar yang menunjukkan fenomenologi Perempuan dengan Baby Blues.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v2i01.170

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats