Media Baru dan Birokrasi Model Demokrasi Deliberatif

Dedy Djamaluddin Malik

Abstract


Datangnya media baru, telah mengubah peta komunikasi yang bersifat vertikal (top down) menuju komunikasi yang berbasis dari bawah (bottom up). Kritik dan ketidakpuasan terhadap kebijakan publik semakin tinggi dan massif di media baru. Sayangnya, birokrasi belum cepat merespons gejolak aspirasi dan kritik dari bawah. Budaya birokrasi yang lamban, tidak produktif, kurang responsif, korup, dan kurang berorientasi pada pelayanan demi kepuasan publik, masih terasa dominan dalam persepsi publik. Ke depan perlu dipertimbangkan sebuah penerapan birokrasi model demokrasi deliberatif untuk memberi peluang  besar partisipasi warga dalam proses  kebijakan publik yang transparan,  akuntabel dan legitimasi tinggi di mata publik.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v2i01.162

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats