Kebijakan Redaksional Media Olahraga dalam Meliput Krisis Sepakbola Indonesia Tahun 2015-2016

Narayana Mahendra Prastya, Rizky Gama Prayoga, Awwalian Tyar Ilhami

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan redaksional media olahraga di Indonesia dalam meliput krisis sepakbola Indonesia di tahun 2015-2016. Di periode waktu tersebut, sepakbola Indonesia mengalami krisis yang berujung pada sanksi FIFA. Sanksi ini berdampak negatif para pemangku kepentingan sepakbola di Indonesia. Media massa memiliki peran besar dalam situasi krisis. Melalui berita yang disajikan media massa, masyarakat dapat mengetahui informasi berkaitan denagn krisis. Namun di sisi lain, berita juga merupakan hasil konstruksi dari redaksi media massa. Data dalam tulisan ini berasal dari wawancara terhadap perwakilan dari redaksi media massa olahraga di Indonesia. Hasil penelitian adalah media olahraga memiliki kebijakan untuk memberitakan dampak negatif dari krisis sepakbola di Indonesia. Media olahraga berusaha menghindari memberitakan konflik antara Kemenpora RI dan PSSI yang merupakan akar dari krisis tersebut. Pilihan untuk tidak memberitakan konflik adalah upaya media menjaga hubungan baik dengan Kemenpora dan PSSI.  Berdasarkan tinjauan pustaka, penulis juga menyimpulkan upaya menjaga hubngan baik tersebut dilakukan karena media olahraga juga membutuhkan badan organisasi pengurus olahraga sebagai narasumber untuk pemberitaan secara rutin dan sebagai fasilitator untuk meliput event olahraga internasional.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25008/pknk.v2i01.151

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 


Indexed by: 

Google Scholar             


View My Stats